Putih Abu-abu 5 SMANBA


Apa sih Cinematografi? Cinematografi berasal dari bahasa Yunani. Kinema atau gerakan dan graphein yaitu merekam, yang berarti pengaturan pencahayaan dan kamera ketika merekam gambar fotografis untuk suatu sinema. Cinematografi sendiri merupakan salah satu mata pelajaran keterampilan di SMA N 1 Bangsri.
Cinematografi SMA N 1 Bangsri telah menghasilkan lima karya besar, dari Putih Abu-abu 1 sampai yang terakhir tayang adalah Putih Abu-abu 5 karya anak SMANBA angkatan 2014. Putih abu-abu itu sendiri adalah film dokumenter karya anak SMANBA yang diambil pada saat pelajaran fotografi, disela-sela pelajaran, bahkan syuting secara sengaja dilaksanakan untuk menunjang terbentuknya sebuah film yang layak untuk dipublikasikan.
Seperti halnnya pembuatan film profesional, dalam pembuatan film Putih Abu-abu 5 atau yang biasa disebut PAA 5, melibatkan tiga belas krew yang bekerja penuh totalitas. Mereka adalah Royyan Novizar, Faqqih Ridlo, Indra Aprilian, Yusuf Dian, Andreas Fery, Muhammad Sadullah, Surya, Pudwi Dyah Pramita, Anggisky Malinda, Rahma Ayu, Andina Cipta, Fiky Nihaya dan Dina. Dengan melibatkan Bapak Arif Sudarfanto, S.E sebagai pembimbing mata pelajaran Cinematografi SMA N 1 Bangsri.
            PAA 5 bercerita tentang dua siswa SMA N 1 Bangsri yang berasal dari Medan dan Flores, diperankan oleh Yusuf Dian dan Andreas Fery yang berceritakan tentang persiapan dan kegalauan ujian nasional, kisah cinta anak zaman sekarang, dan tentang isu bocoran kunci jawaban yang marak diperbincangkan. Cerita dikemas dengan unsur komedi yang dapat membuat para penonton tertawa.
            Pengambilan gambar PAA 5 dilakukan di SMA N 1 Bangsri, ada juga di rumah salah satu siswa, yakni Yusuf di desa Bondo, di rumah penduduk sekitar SMA N 1 Bangsri dan di terminal Bangsri. Persiapan dilakukan secara mendadak, sekitar sepuluh hari sebelum penayangan. Selama sepuluh hari krew dan pembimbing melakukan penyusunan sekenario, persiapan alat, proses suting, serta promosi. Promosi dan penjualan tiket dilaksanakan bahkan ketika proses suting sedang berlangsung. Dengan waktu yang sedemikian singkat, akhirnya terbitlah PAA 5.
            Tanggal 24 Mei 2014 pukul 19.30 di aula atas SMA N 1 Bangsri, PAA 5 tayang. Penayangan PAA 5 di hadiri Bapak Drs. Nur Kholiq, M.Pd selaku Kepala SMA N 1 Bangsri, serta beberapa wakasek dan guru. PAA 5 berdurasi sekitar dua jam. Suasana aula yang disulap seperti teater film disertai beberapa lampion karya anak seni rupa SMANBA, menjadikan nonton bareng PAA 5 terkesan romantis. Dengan tiket masuk yang terjangkau yaitu Rp. 3000 per orang, penonton film bukan hanya siswa SMANBA saja, tetapi ada yang dari Alumni, beberapa siswa SMA dan SMP disekitar Bangsri, bahkan ada yang dari SMA N 1 Pecangaan.
            PAA 5 bisa dibilang sukses. Dengan persiapan yang mendadak dan singkat, tiket sebanyak 300 lembar dan 40 DVD habis terjual. Bisa dibilang pemutaran film Putih Abu-abu merupakan film perpisahan anak kelas XII yang dijadikan ajang untuk mengenang masa-masa SMA sebelum mereka melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Putih Abu-abu juga merupakan sebuah bukti bahwa anak SMA dapat berkarya seperti halnya seorang sutradara, aktris, manager, penulis dan masih banyak lagi. Mereka dituntut untuk bertanggung jawab, profesional, tepat waktu, komitmen, kerjasama, dan segala sikap yang dibutuhkan untuk terbentuknya karya dari sebuah tim.

            Tahun 2015 akan hadir PAA 6 yang semoga lebih baik dari PAA 5. Buktikan bahwa kalian adik kelas kami, bisa berkarya. Bersiaplah untuk sebuah karya besar siswa siswi SMANBA. Untuk sebuah perjuangan, suka duka, pengorbanan, solidaritas, kenangan dan kasih sayang. Jadikan mereka yang merendahkan sebagai panjatan. Suarakan pada dunia, kami SMANBA Berkarya!



Komentar