Ketika kalian pergi ke kondangan atau acara-acara yang
rame, pasti kalian pada di tanya tentang pasangan. “Aduh neng, cowonya mana?”
atau “sendiri? Pasangannya mana?” dan kalian pasti hanya bisa jawab dengan
senyuman atau malah cengiran saja. Tidak masalah disini kita akan membahas
tentang jomblo hepi.
Seseorang yang menyandang setatus ‘sendiri’ dan mereka
menikmatinya disebut Quirkyalone.
Quirkyalone adalah keadaan dimana orang yang menolah tindakan keharusan
berpacaran. Kayak nyari aman biar nggak terperangkap dalam hubungan yang Cuma bikin
galau. Quirkyalone yaitu tipikal orang yang terbuka sama siapapun dan apapun.
Mereka nggak mau pacaran cuman karena, “Mending pacaran dari pada jomblo”.
Banyak sekali kaula muda diluar sana yang memiliki pacar
tetapi tidak betul-betul mencintai pacaranya. Alasan mereka menerima cinta dari
cowoknya mungkin hanya kerana enggak tega buat nolak, atau bisa di jadiin
sopir, atau ada juga yang memiliki prinsip dari pada jadi jomblo ngenes. Alasan
yang sedemikian itu membuat hubungan tidak harmonis. Cinta hanya dimiliki oleh
salah satu pihak, atau bisa juga sama sekali tidak ada cinta di kedua pihak.
Quirkyalone
itu jomblo yang bangga dengan status mereka. Mereka jomblo dan mereka tidak
apa-apa. Mereka cenderung di idam-idamkan oleh banyak orang. Mungkin karena memiliki
sifat yeng terbuka. Tanpa membeda-bedakan orang-orang yang berada di sekitar
mereka. Misalnya kalau mereka pacaran, pasti mereka akan lebih mementingkan
pacar dari pada teman-teman. Karena dia memang istimewa, kan seperti itu.
Dalam pandangan islam, sifat quirkyalone adalah sikap yang benar. Dia memilih tidak pacaran
sebelum menikah, berarti dia menjauhi zina. Lihat saja kaula muda yang
berpacaran sekarang? Mereka berpegangan tangan, rangkul-rangkulan, berpelukan,
berciuman, malah banyak sekarang yang berpacaran tapi sudah seperti suami
isteri. Padahal mereka belum halal, masih haram. Bahkan di dalam islam, ketika
lawan jenis berpandangan saja sudah dosa, apalagi mereka yang seperti itu?
Nauzubillah.
Pasti diantara kalian bertanya, “Kalau gak punya pacar
terus kapan nikahnya? Nikah kan ibadah”. Kalian tahu ta’aruf? Nah itu sangat
disarankan di agama. Walaupun kebanyakan ta’aruf itu berbau ‘dijodohkan’, jadi
kalian tidak tahu bagaimana dia, bagaimana kebiasaannya, tapi insyaallah kalau
niatnya baik, bakalan baik juga kok.
Orang yang memiliki sifat quirkyalone adalah orang yang hebat. Dia beriman kuat. Bagaiman
tidak? Ketika tren pacaran merebak dimana-mana, dia bisa stay dengan
kesendiriannya. Orang seperti inilah yang patut kita tiru guys.

Komentar
Posting Komentar